Tulisan saya adalah Pikiran saya Silakan dibaca
JEJAK LANGKAH

20 Jul 2011

Arnold Pakage.Jakarta 27-januari-2011,.Asosiasi  Mahasiswa Papua Mahasiswa Papua yang tergabung dari AMP,AMPTPI dan FNMPP, menegaskan secara bersamaan bahwa Otonomi Khusus gagal,maka MRP harus dibubarkan dari Papua,sebab MRP adalah anak dari Otonomi Khusus.

5 Jul 2011

Merindukan Uskup Orang Asli Papua di Tanah Papua



Jakarta- Andaikan uskup orang asli Papua pasti saja ada perubahan
dalam  segala dimensi persoalan yang terjadi Tanah Papua.
Dalam penentuan kebijakan untuk mendapatkan support maupun hal lain yang berkaitan dengan umat kristiani di Tanah Papua, perlunya diungkap melalui suara kenabian untuk mencerminkan tantangan yang sedang hadapi seperti ekonomi, pendidikan, kesejahteraan umat dan gereja serta sosial dan budaya. Sebab selama ini yang dikuasai berbagai dimensi kegiatan yang seharusnya dikerjakan orang asli Papua itu sendiri, namun semuanya diperdayagunakan oleh pendataang dari Jawa, Sulawesi dan Sumatra serta muluku di Tanah Papua; kata Arnold Pakage

29 Jun 2011

KETERANGAN PERS KASUS THEYS HIYO ELUAY


KETERANGAN PERS
PARA PEMIMPIN AGAMA DI PAPUA
TENTANG RENCANA PEMBENTUKAN KOMISI PENYELIDIK NASIONAL
UNTUK KASUS THEYS HIYO ELUAY



Setelah mencermati perkembangan pengusutan yang dilakukan oleh Polda Irja, Puspom TNI, sikap pemerintah pusat dan terlebih harapan rakyat Papua terhadap kasus pembunuhan Theys Eluay, Ketua Presidium Dewan papua, Pemimpin Agama di Papua menyatakan pendapat berkaitan dengan rencana pembentukan Komisi Penyelidik Nasional oleh Pemerintah Pusat.

19 Jun 2011

Kisah seorang gadis yatim piatu "Yu Yan "


Kisah seorang gadis yatim piatu yang dirawat dan dibesarkan oleh laki-laki miskin. Gadis penderita leukemia yang memutuskan melepaskan biaya pengobatan senilai 540.000 Dollar. Dana pengobatan tersebut berhasil dihimpun dari perkumpulan orang China diseluruh dunia. Dia rela melepaskan dana pengobatan tersebut dan membaginya kepada tujuh anak yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Kalimat terakhir yang ia tinggalkan dalam surat wasiatnya adalah, "Saya pernah datang dan saya sangat patuh". Seorang gadis berusia delapan tahun yang mempersiapkan pemakamannya sendiri.