Tulisan saya adalah Pikiran saya Silakan dibaca
JEJAK LANGKAH

6 Apr 2011

CERPEN 'ALAM"


Ada seorang anak lelaki  berkebangsaan Papua tentunya dari rumpun Melanesia ,sejak ia dilahirkan dari rahim seorang Mama,ia tidak pernah merasa susah.



Semasa  Baiy ,apabila  kedinginan ia hanya mengeluarkan suara tangisan karena  masih baiy tentunya  tidak akan berbicara dan berkata bahwa ia sedang kedinginan  ,namun karena naluri seorang Mama yang begitu amat dekat dan menyatu dengan anaknya  mamanya paham bahwa anak tercintanya sedang kedinginan.,


Pangkuan dari seorang mama selalu menemaninya,,suara tangisan anak selalu diiringi dengan nyayian mama ,meski tidak seindah kicauan burung dan tak semerdu hembusan udara.


Mata baiy yang belum bisa melihat dengan jelas selalu melirik keara kiri dan kanan ,disana ia melihat dedaunan pohon yang bergoyang karena dihempas oleh angin laut yang masih bersih.


Bapanya seorang pemimpin di Kota itu ,tugas  dari seorang bapa di kantor adalah menyuarakan pilihan rakyat yaitu DPR Dewan Perwakilan Rakyat.
 Pada hari kelima ia hadir di dunia,Bapanya menamainya dengan sebutan Alam, namun bukan berarti nama untuk orang jawa atau melayu namun alam adalah tempat dimana ia akan tumbuh dan mengapdi.


Tidak seperti anak-anak disekitar komplek rumahnya alam tumbuh dengan serba kecukupan yang telah disiapkan oleh mama dan bapanya.


Bapanya mungkin telah berpikir yang matang agar ketika  ,bapanya sudah menjadi orang dalam arti pejabat barulah akan berkeluaraga dan mempunyai anak, ,mungkin ayahnya juga berikir untuk mencapai kematangan itu pilihan DPR adalah pilihan utama dan final dalam arti tidak ada pilihan lain.


Dengan bergantinya hari,bulan berlalu dan tahun semakin bertambah usia Alam pun  bertambah,pada usia lima tahun Bapa dan Mama Alam memutuskan agar alam masuk  Sekolah  Taman kanak-kanak(TK) ,di  sebuah Yayasan yang dikelolah oleh para suster biyara,meski taman kanak-kanak tersebuat lebih mahal dari taman kanak-kanak lain.
Mungin menurut bapa Alam , Yayasan yang dikelolah oleh kaum katholik ,mutu dan kualitasnya lebih bagus dari yang lainnya.

 Karena usia Alam yang masih kecil berangkat  dan pulang sekolah ,Alam selalu diantar dan dijemput dengan Mobil Toyota Avanza yang berplat hitam.
Jika Bapa Alam yang mengantar Alam ke taman kanak-kanak ,Bapanya akan mengantarnya dengan memakai mobil Avanza berplat hitam, dan jika Mama Alam yang mengantar ,Mamanya akan mengantarnya dengan Mobil  INOVA yang berplat hitam dan bernomor poisi DS .753 KA.

Berbulan-bulan berlalu ketika Alam duduk di bangku taman kanak-kanak ,terkadang waktu pulang ketika salah seorang dari teman Alam yang terlebih dahulu keluar ruang,ia akan mencari Alam dan berkata dengan benar Alam ko punya Mama ada tunggu di depan ,teman Alam sudah tau sebeb Mobil Avanza yang sedang parkir  di depan halaman taman kanak-kanak.

Didepan Mama dan Alam teman-teman Alam tidak akan banyak berbicara namun jika mobil mereka sudah berjalan teman-teman Alam akan berkata Alam punya Mobil dua to,dia gaya  e, orang kaiya jadi.

Perbedaan diantara teman-teman Alam sangat jauh dari segi materi ,mahlumlah kebayakan akan-anak yang sekolah di taman kanak-kanak itu datang dari keluarga petani meski ada juga yang Bapanya seorang pegawai Negri PNS  ,tapi apa boleh buat gaji Bapa anak-anak itu untuk menyekolahkan kaka-kaka dari anak-anak itu,beberapa dari anak-anak yang sekelas dengan Alam mempunyai kaka yang sedang kulia di Luar kota mereka.

 Gaji  sebulan 1.700.000”Satu juta tuju ratus ribu itu tidak cukup untuk membiyaiyai kaka mereka dan makan keluarga dalam sebulan untuk itu Mama mereka akan berjuang melawan Matahari keluar rumah pagi sebelum Matahari terbit dan masuk malam  setelah Matahari terbenam ,dengan berbekal uang 50 ribu sampai 10 ribu Mama-mama  akan pulang dimalam hari.

Siapa sangkah kalau seharian Mama-mama itu bekerja hanya untuk membawa sayur dan tahu untuk makan pada keesokan harinya dan uang jajanan buat anak-anak mereka yang masih duduk ditaman kanak-kanak,tak ada uang yang tersisah untuk ditabung.


Bapa mereka juga begitu dari gaji 1.700.00 bisa digunakan dan bagi secara ekonomis 700 ribu rupiah buat anak mereka yang sedang kulia di luar kota,200 ribu untuk uang listrik pada awal bulan dan 150 ribu buat anaknya yang masih TK,sisa enam tarus lima puluh bisa digunakan oleh Bapa dari anak-anak itu untuk membeli lauk pawuk jika bisa namun jika tidak uang itu akan habis begitu saja ,untuk memakai ongkos ke kantor,masih sangat dihitungkan ,yah jika sudah tanggal puluhan Bapa mereka akan berjalan kaki,menuju terminal angkutan umum,jarak dari kantor-kantor ke terminal rata-rata  satu kilo sampai 3 kilo sebab perkantoran di Kota itu berada pada satu Komplek yang biasa disebut komplek perkantoran ,meski sudah kerja dari pukul 08 pagi sampai 15:30 sore Bapa-bapa tak pernah gentar .


Kini saatnya  Alam akan masuk di sekolah dasar yang unggul dikatakan dan dipandang oleh Masyarakat setempat dimana lagi kalau bukan sekolah Yayasan Kahtolik ,tidak tau mengapa Masyarakat selalu mengangap bahwa sekolah Yayasan adalah Sekolah yang paling tepat untuk menjadi pilihan mereka.


Ketika Alam masuk sekolah dasar ,ia kurang mendapat perhatian dari  Bapa sebab diakhir jabatan untuk masanya  ,bapanya sibuk untuk memekarkan sebuah kabupaten di kampong halamnya,lima distrik ,tanah datar,perkebunan tradisional  masyarakat pribumi menjadi persyaratan untuk memekarkan sebuah Kabupaten.


Bapa alam boleh dikatakan putra daerah  kampung nya yang berpengaruh dan disegani meski keluarga-keluarganya dikampung masih memegang tanah wilayat adat mereka bersedia untuk menandatangani surat persetujuan Kepal -kepala kampung yang bermaterai 6000 dan berlambang Departemen Dalam Negri.


Alam tidak terlepas dari perhatian  Mama ,ketika Permintaan untuk memekarkan daerah disahkan oleh pemerintah Kabupaten induk dan pemerintah Pusat Bapa Alam menyiapkan diri untuk mencalonkan diri pada Kursi Bupati Defenetif.


Bupati Karteker Seorang Sunda berumpun  Melayu yang didatangkan dari pemerintah Propinsi.
Masa jabatan Bupati karteker digunakan oleh Bupati tersebut untuk mendatangkankeluarga-keluarga dari jawa barat atau Pulau jawa yaitu Asep yang di Jawa barat cuma seorang Buruh bengkel namun ia  mendirikan sebuah bengkel yang besar dan satu-satunya di Kabupaten itu,sebab ia sudah berpengalaman  selama Sembilan tahun ,siapa sanga secara praktik Asep sudah menguasasi semua tentang bengkel mulai dari alat-alat sampai manajemen bengkel.


Te Abi membuka warung Makan padang meski dulu ia hanya penjaga warteng atau warung tegal di Bandung ,namun untuk mengejar populerlaritas         Abi menggunakan nama Warung Makan Padang, secara pegalaman Abi sudah matang untuk membuka Warung makan standar Restoran di Kabupaten itu.


Mudah mudi asal Kabupaten itu yang sudah Sarjana mengejar jabatan tertinggi sebagi seorang Pemimpin di Pemerintahan dan perkantoran.


Didit salah seorang pedagang Kios membuka sebuah kios yang berukuran besar dikabupaten itu,mana boleh kata selama masa jabatan Bupati Karteker peraturan pemerintah membolehkan semua itu bahkan tidak ada peraturan-peraturan yang mengatur tataran  hak hidup Masyarakat asli.


Semua sektor usaha dan bisnis berhasil dipenuhi oleh Bupati karteker,usaha mereka sudah dua tahun,dua tahun merupakan waktu yang jauh dan panjang.

Dua tahun adalah waktu yang paling lama dan tak bisa dikejar oleh Masyarakat Asli setempat apalagi masyarakat setempat adalah masyarakat yang tidak mempunyai niat untuk berbisnis sebab Masyarakat hampir keseluruhan adalah mereka yang beldiri dari masyarakat Budaya sedangkan kaum mudah yang sudah mendapat gelar sarjana sedang megejar kursi jabatan pemerintah tertinggi ,kita boleh mengambil kesimpulan bahwa dua tahun mereka berbisnis untuk seratus tahun kedepan mereka telah menanam saham di Kota ini.

Ketika Alam duduk di bangku kelas tiga SD ,Bapanya menjadi salah satu calon kandidat Bupati.
 Masuk masa kampanye Bapa dan Mama Alam lepas kendalai mereka lebih cendrung ke kampanye-kampanye ,namun masa kampanye itu berlangsung selama satu bulan .

Bapa alam terpilih menjadi Bupati Defenitif pertama dikabupaten baru itu dan  dilantik pada bulan Juni ,dimana bulan ini merupakan awal tahun dimana ajaran baru di dunia pendidikan Kampus-Kampus pemerintahan yang disukai oleh pelajar yang baru Tamat di Sekolah menegah atas mengejar untuk menjadi Mahasiswa di Kampus yang dikenal senagai yaitu IPDN atau Institut Dalam Negri, pada tahun itu ada sekitar lima puluhan perserta yang ikut seleksi,diantara mereka yang ikut seleksi ada pula keluarga dekat Alam yaitu anak dari Paman Alam dan Kaka sepupu Alam.

Setelah melewati tes tingkat Kabupaten dari lima puluh perserta  dua puluh  tembus untuk mengikuti tes di tingkatan Propinsi,di tingkatan Propinsi ada tujuh orang perserta yang sukses untuk masuk di IPDN ,anak dari paman dan kaka sepupu Alam tentunya lulus  .

Sungguh kasihan diantara mereka yang gugur di Propinsi ada salah  Seorang anak laki-laki yang mempunyai jiwa kepemimpinan  ,ia seorang anggota OSIS di SMA Negri 1 dan prestasinyapun gebilang entah kenapa ia  gugur ,tidak mungkin karena fisiknya lemah sebeb ia seorang Atlit Sepak Bola.

 karena ia berasal dari ekonomi lemah tahun ini ia absen dulu untuk kulia,
Menurut data KPU Komisi Pemilihan Umum dana kampanye yang dikeluarkan Bupati terpilih sangatlah besar yaitu 1 Miliyar Rupiah.

Dana itu didatangkan oleh Bupati terpilih dari Kontrak-kontrak politik dengan beberapa Perusahan yang Besar.

Utang harus dibayar karena itu seratus hari kerja Bupati terpilih difokuskan kepada  Perusahan-perusahan yang telah membantu Bupati terpilih.

Beberapa pengusaha muda pribumi Kabupaten setempat tidak  menang dalam tender proyek ,meski mereka juga sudah mempunyai” CV” Bapa Alam harus memberikan tender –tender proyek ke para pegusaha yang telah membantunya ketika   berkampanye
Ketika Alam duduk di kelas lima SD .

Karena alam beragama Kahtolik,ia dengan harus mengikuti sakramen Komuni ,sakramen komuni adalah kewajiban yang harus diterima ,oleh Orang katolik setelah sakramen Permandian.

Ketika mendapat bimbingan dari Pastor Alam merasa ada yang kurang didirinya ,materi pendalaman iman yang dibawa oleh pastor adalah ‘Kebebasan .

Banyak pertanyaan yang timbul di pikiran Alam namun pikiran itu sangat menyatuh dengan hatinya.

Sampai di rumah Alam duduk dan merenung kenapa,dan ada apa ? sedangkan semua sudah saya punya mobil,rumah,uang.
Di depan alam ada sebuah buku yang dicetak tebal dan tercover foto Bapanya  buku itu adalah buku visi dan misi bapanya  , sehat,pintar dan kenyang, adalah janji Bapa alam untuk Masyarakat banyak kajian yang tertulis untuk mencapai Visi dan Misi Bapa Alam yaittu untuk pintar sekolah harus gratis dan fasilitas sekolah yang memadai dan tersedianya Laboraturium Bahasa,Lab Kompter dan Lab MIPA.
 Dan untuk sehat Pelayanan PUSKESMAS yang dilengkapi dan dijaga oleh tenaga-tenaga medis yang berpengalaman.

Tepat di sebelah buku tersebut ada pula tabloid jubi dimana halaman pertama termuatberita tentang buruknya pendidikan di Papua ketika otonomi Khusus berjalan .
Setelah membaca tulisan itu alam sangat kebingungan dan bertanya-tanya ,dengan pertanyaan yang agak kaku siapa yang tipu masyarakat   ni ,sa punya bapa?  atau Otonomi Khusus ni yang tipu masyarakat?.
Alam yang ingin tahu banyak ,maka untuk menjawab pertanyaan itu ,alam mengambil kesimpulan untuk bertanya kepada Pastor karena besok adalah hari minggu.
Hari minggu Alam dan teman-temannya duduk di kursi paling depan ,sebab mereka diharuskan oleh kakak pengasuh sekolah minggu.

Dalam kotbah pastor bercerita tentang pengaruh minuman keras sebab dalam bulan itu sudah Sembilan pemuda yang meninggal akibat minum minuman beralkohol ,minggu lalu juga pastor berkotbah tentang HIV AIDS yang makin banyak orang yang tertular .

Alam berpikir lebih baik Pastor ko jangan Khotbah banyak ,ko khotbah juga ,orang yang meninggal dan terinfeksi HIV makin banyak .
Setelah pulang dari gereja anak-anak yang mau mengikuti bimbingan untuk sakramen berkumpul sebab ada pendalaman iman oleh pastor.

Ketika pastor hendak memberi sapa untuk membuka pendalaman iman ,alam langsung bertanya kepada Pastor ,pastor sebenarnya siapa yang salah sa punya bapa punya visi itu pintar,sehat.kenyang tapi sekolah-sekolah dikampung tidak ada guru-guru yang ajar di kampung ,baru katanya otonomi khusus juga tidak bawa perubahan malah pendidikan tambah parah?
Pator menjawabnya dengan sederhana o…..soal politik pastor tidak tau ,pastor punya tugas tu pimpin misa .

Alam balik bertanya baru tadi pastor khotbah tentang orang-orang meninggal karena mabuk-mabuk itu apa , itu juga politik to sama saja dengan sa pu bapa waktu ikut kampanye bicara kuat-kuat ,pastor pastor kalau Cuma bicara di gereja tidak ada perubahan lebih baik pastor larang mereka yang jualan minuman keras boleh,biar tidak ada yang meninggal lagi dan orang yang kena AIDS .

Mendengar itu Pastor menjawab Alam itu benar tapi ada pemerintah baik itu Kepolisian,Dinas Kesehatan dan Pemerintah setempat untuk mengurus hal ini.

Melanjutkan jawaban itu ,seorang teman Alam bertanya lagi ke Pastor Apa tugas Utama Gereja ? Melayani ataukah apa,jika melayani apakah lewat kata-kata atau kotbah saja atau dengan tindakan sebab guru agama di sekolah pernah berbicara hidup di Dunia tidak terlepas dari berdoa dan bekerja untuk hal berdoa setiap minggu Pastor sudah lakukan kita kumpul bersama umat dan beribadah dan bekerja itu harus Kerja nyata .

Pastor menjawab dengan santai,saya ini Pastor yang mempunyai Ordo maka semua keputusan saya akan dilihat dari Ordo Provinsiat.

Paling anak-anak tau Gereja Kahtolik itu semua diputuskan dari Kepausan di Vantikan mulai dari yang terkecil sampai terbesar,salah satunya adalah Bacaan Injil di hari Minggu semua itu sudah di atur,pertanyaan-pertanyan semakin banyak mahlumlah diusia-usia seperti alam dan teman-temannya rata-rata usia yang ingin tau banyak.

Pertanyaan dan pernyatan berlangsung selama tiga puluh menit,agak lucu juga karena waktu untuk pendalaman iman habis dan perserta harus pulang.
Dalam perjalanan pulang ke komplek ,Alam dan teman-temannya terkejut sebeb ada pembajakan tanah kosong di samping komplek mereka,sebelum pembajakan halaman seluas sekitar satu satu hektar ini penuh dengan pohon-pohon rindang sehingga Alam dan teman temannya sering bermain di sini .

Untuk itu salah seorang teman alam bertanya kepada seorang Bapak yang sedang memandu pembajakan dari bawah Doser Tractor,Bapa permisi saya mautanya…ada apa  , Bapa ini mereka mau buat apa baru mereka bajak,..oh ini    mereka akan mendirikan Perumahan tentara dari Siliwangi ,Alam dan teman-temannya terkejut dan tertawa mereka berpikir  perumahan milik Teh sariwangi.

Di sekolah alam hampir tiap harinya ada satu atau dua orang murid baru yang mendaftarkan diri,p muruit baru yang masuk disekolah itu  berdialek jawa indonesia tulen maka perbedaan diantara anak pribumi yang berdialek Papua dan muruit baru sangat kentara di sekolah .ada juga para murid lama orang jawa namun mereka berdialek Papua juga mahlumlah orang tua mereka sudah lama di Papua,  mereka yang berdialek jawa adalah penduduk transmigrasi yang baru didatangkan dari pulau jawa, beberapa meter dari Sekolah Yayasan itu ada permahan-perumahan yang baru dibuat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.